Pandangan hidup adalah sesuatu pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman,
arahan, petunjuk hidup di dunia. Untuk saya sendiri ,pandangan hidup saya adalah 'kesempatan tidak datang dua kali' or 'CHANCE NEVER COMES TWICE' mengapa? karena menurut analisa saya, kesempatan itu harus di lakukan dengan sebaik mungkin, belum tentu kesempatan itu akan datang kembali.
Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik adalah:
1. mengenal. :
saya harus mengenal pandangan hidup saya, apakah itu sudah benar, apakah itu positif, dan apakah itu sesuai dengan logika saya. menurut saya "kesempatan tidak datang dua kali'' adalah positif dan sudah benar adanya menurut pengalaman hidup saya.
2. mengerti:
saya harus mengerti terhadap pandangan hidup saya, bagaimana efek dari pandangan hidup itu sendiri dan efek pikiran saya terhadap pandangan hidup saya. Efek dari pandangan hidup saya ini membuat saya mengerti dan mengetahui betul bahwa kesempatan yang sama tidak akan datang dua kali.
3.menghayati:
saya harus menghayati betul pandangan hidup saya agar saya mendapatkan gambaran atau garis besarnya. jadi saya bisa mengetahui apakah pandangan hidup saya ini bisa di yakini oleh hati dan pikiran. dengan pengalaman-pengalaman yang saya dapat, saya bisa menghayati dan menggambarkan dalam garis besar bahwa kesempatan itu langka dan apapun kesempatan itu saya harus memanfaatkan sebaik-baiknya apa bila bersifat positif.
4. meyakini:
Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik adalah:
1. mengenal. :
saya harus mengenal pandangan hidup saya, apakah itu sudah benar, apakah itu positif, dan apakah itu sesuai dengan logika saya. menurut saya "kesempatan tidak datang dua kali'' adalah positif dan sudah benar adanya menurut pengalaman hidup saya.
2. mengerti:
saya harus mengerti terhadap pandangan hidup saya, bagaimana efek dari pandangan hidup itu sendiri dan efek pikiran saya terhadap pandangan hidup saya. Efek dari pandangan hidup saya ini membuat saya mengerti dan mengetahui betul bahwa kesempatan yang sama tidak akan datang dua kali.
3.menghayati:saya harus menghayati betul pandangan hidup saya agar saya mendapatkan gambaran atau garis besarnya. jadi saya bisa mengetahui apakah pandangan hidup saya ini bisa di yakini oleh hati dan pikiran. dengan pengalaman-pengalaman yang saya dapat, saya bisa menghayati dan menggambarkan dalam garis besar bahwa kesempatan itu langka dan apapun kesempatan itu saya harus memanfaatkan sebaik-baiknya apa bila bersifat positif.
4. meyakini:
meyakini ini merupakan suatu hal untuk cenderung memperoleh
suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan hidupnya. saya harus yakin akan pandangan hidup saya dan yakin kepada diri saya sendiri bahwa pandangan hidup saya ini benar dan tidak bisa di ganggu gugat. Saya sangat yakin dan orang lain tidak bisa mengganggu atau mengubah pandangan hidup saya. mungkin orang lain pernah mempunyai kesempatan berulangkali, tapi menurut saya kesempatan yang berulang kalipun itu menumbul efek yang berbeda tidak mungkin sama, maka dari itu saya sangat meyakini dan tidak akan ada yang bisa merubah pandangan hidup saya.
mengabdi adalah langkah terakhir yang harus dilakukan untuk mencapai langkah berpandangan hidup yang baik. saya harus mengabdikan pandangan hidup saya. seperti halnya pandangan hidup saya yang 'kesempatan tidak datang dua kali' maka dari itu saya harus melakukan kesempatan sebaik mungkin dan tidak mensia-siakan kesempatan apapun.

No comments:
Post a Comment