Tuesday, June 16, 2015

manfaat dalam Ilmu Sosial Dasar

setelat satu semester saya mempelajari ilmu sosial dasar saya memperlajari banyak sekali banyak hal yang dapat mengubah diri saya menjadi lebih baik seperti halnya pengertian ilmu budaya dasar itu sendiri,hakikat manusia, hubungan hakikat manusia dengan ilmu budaya dasar, unsur unsur cinta kasih, hal-hal dalam pemujaan, hubungan ibd dengan prosa prosa, mengenai keindahan, penderitaan, keadilan, serta mengtahui juga apa arti pandangan hidup dan apakah harapan itu dan apakah kewajiban-kewajiban itu.

selama saya belajar ibd juga saya merasakan beberapa perubahan, seperti halnya saya menjadi tau betul pandangan hidup saya, arti arti cinta yang sebenarnya, penderitaan yang berbeda-beda, dan banyak lainnya. ilmu budaya dasar sangatlah luas. disini juga saya mendapatkan tata krama yang baik dan benar.

saya sangat senang bisa mengenal dan mengtahui serta mempelajari tentang ilmu budaya dasar, disini sangat fun dan sangat luas. semua hal dipelajari disini, semoga dengan adanya ibd dalam semester ini maka para mahasiswa dapat berubah menjadi lebih baik dalam berbagai aspek.

harapan dan kewajiban (IBD)

kewajiban adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menaggung akibatnya. kewajiban terdapat 5 bagian yaitu terhadap keluarga,masyarakat,diri sendiri, bangsa, dan tuhan.

sedangkan harapan menurut wikipedia adalah adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud.

disini saya akan deskripsikan harapan dan kewajiban terhadap tiga dari lima bagian itu.

1. terhadap keluarga, harapan saya adalah menjadi kebanggaan orangtua serta saudara-saudara saya, orang yang bisa membuat mereka semua bangga dan senang terhadap saya. kewajiban saya maka dari itu adalah menjadi orang sukses dan menuntut ilmu dengan baik. saya harus belajar dengan sungguh-sungguh, saya harus berusaha dengan sepenuhnya agar mendapatkan nilai akademik yang bagus, dan untuk sukses juga bukan saja harus mempunyai nilai akademik yang bagus melainkan hubungan sosial yang baik. maka dari itu saya juga harus menjalin hubungan sosial yang baik terhadap orang banyak.

2. terhadap diri sendiri, harapan saya adalah menjadi manusia yang sehat dan penuh semangat dalam menjalani hari-hari. kewajiban saya adalah mengurus diri sendiri dengan baik serta menanamkan hal hal positif seperti halnya memakan makanan 4sehat 5sempurna, air putih yang banyak dan olahraga yang cukup. serta saya juga harus memikirkan hal hal positif disetiap pagi saya agar saya bersemangat dalam menjalani hari-hari saya.

3. terhadap tuhan, harapan saya adalah menjadi manusia yang taat beragama dan selalu mengingat tuhan. kewajiban yang harus saya lakukan adalah menyempatkan solat dan beribadah, serta mengucapkan kalimat-kalimat syahadat. saya akan terus berusaha untuk memperbaiki diri dan taat terhadap ajaran-ajaran agama yang saya yakini.

Monday, June 15, 2015

Pandangan Hidup

Pandangan hidup adalah sesuatu pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Untuk saya sendiri ,pandangan hidup saya adalah 'kesempatan tidak datang dua kali' or 'CHANCE NEVER COMES TWICE' mengapa? karena menurut analisa saya, kesempatan itu harus di lakukan dengan sebaik mungkin, belum tentu kesempatan itu akan datang kembali.


Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik adalah:

1. mengenal. :
saya harus mengenal pandangan hidup saya, apakah itu sudah benar, apakah itu positif, dan apakah itu sesuai dengan logika saya. menurut saya "kesempatan tidak datang dua kali'' adalah positif dan sudah benar adanya menurut pengalaman hidup saya.

2. mengerti:
saya harus mengerti terhadap pandangan hidup saya, bagaimana efek dari pandangan hidup itu sendiri dan efek pikiran saya terhadap pandangan hidup saya. Efek dari pandangan hidup saya ini membuat saya mengerti dan mengetahui betul bahwa kesempatan yang sama tidak akan datang dua kali.

3.menghayati:
saya harus menghayati betul pandangan hidup saya agar saya mendapatkan gambaran atau garis besarnya. jadi saya bisa mengetahui apakah pandangan hidup saya ini bisa di yakini oleh hati dan pikiran. dengan pengalaman-pengalaman yang saya dapat, saya bisa menghayati dan menggambarkan dalam garis besar bahwa kesempatan itu langka dan apapun kesempatan itu saya harus memanfaatkan sebaik-baiknya apa bila bersifat positif.

4. meyakini:
meyakini ini merupakan suatu hal untuk cenderung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan hidupnya. saya harus yakin akan pandangan hidup saya dan yakin kepada diri saya sendiri bahwa pandangan hidup saya ini benar dan tidak bisa di ganggu gugat. Saya sangat yakin dan orang lain tidak bisa mengganggu atau mengubah pandangan hidup saya. mungkin orang lain pernah mempunyai kesempatan berulangkali, tapi menurut saya kesempatan yang berulang kalipun itu menumbul efek yang berbeda tidak mungkin sama, maka dari itu saya sangat meyakini dan tidak akan ada yang bisa merubah pandangan hidup saya.

5. mengabdi:
mengabdi adalah langkah terakhir yang harus dilakukan untuk mencapai langkah berpandangan hidup yang baik. saya harus mengabdikan pandangan hidup saya. seperti halnya pandangan hidup saya yang 'kesempatan tidak datang dua kali' maka dari itu saya harus melakukan kesempatan sebaik mungkin dan tidak mensia-siakan kesempatan apapun.