Sunday, April 19, 2015

manusia dan pemujaan (IBD 6)

Manusia dan Cinta Kasih (pemujaan)

Manusia seperti halnya dikatakan oleh sarwono, terdapat 3 cinta kasih. yang pertama keintiman, gairah, dan komitmen. Manusia dan pemujaan disini adalah cinta kasih yang tidak termasuk dari ketiga tadi. Pemujaan adalah hubungan manusia dengan Tuhannya atau Manusia dengan sesuatu yang dipercayainya, dan peninggalan leluhur. Misalnya pemujaan pada hal tertentu yang dilakukan oleh leluhurnya. Pemujaan kepada Tuhan adalah dianggap sesuatu yang sakral dan tidak terdeskripsikan seperti teori sarwono.

Pemujaan kepada tuhan dan pemujaan kepada sesuatu yang dipercayai tidak terlalu berbeda. Perbedaannya hanya pemujaan kepadaTuhan didasari dari agama dan terhadap sesuatu didasari oleh kebudayaan atau leluhurnya. Pemujaan kepada Tuhan dilakukan dari solat dll, pemujaan kepada sesuatu yang lain juga terdapat sesuatu yang harus dilakukan budaya tersebut.

Pemujaan adalah dimana kita memuja atau mengagungkan sesuatu yang kita senangi.Pemujaan dapat dilakukan dalam berbagai aspek seperti memuja pada leluhur,memuja pada agama tertentu dan kepercayan yang ada.seperti Pemujaan pada leluhur adalah suatu kepercayaa bahwa para leluhur yang telah meninggal masih memiliki kemampuan untuk ikut mempengaruhi keberuntungan orang yang masih hidup. 

Dalam beberapa budaya Timur, dan tradisi penduduk asli Amerika, tujuan pemujaan leluhur adalah untuk menjamin kebaikan leluhur dan sifat baik pada orang hidup, dan kadang-kadang untuk meminta suatu tuntunan atau bantuan dari leluhur. Fungsi sosial dari pemujaan leluhur adalah untuk meningkatkan nilai-nilai kekeluargaan, seperti bakti pada orang tua, kesetiaan keluarga, serta keberlangsungan garis keturunan keluarga.

Thursday, April 2, 2015

3 unsur cinta kasih menurut sarwono

Menurut kamus umum bahasa Indonesia W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya.Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan.Kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cnta kasih dapat diartikan sebaga perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.Walaupun cinta kasih mengandung arti hampir bersamaan, namun terdapat perbedaan juga antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalam rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya. Dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.

Cinta memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusai, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab.Dalam bukunya seni mencinta Erich Fromm, Cinta menyatakan unsur-unsur dasar tertentu yaitu :

1.Pengasuhan
2.Tanggung jawab
3.Perhatian
4.Pengenalan

Pengertian tentang cinta dikemukakan juga oleh Dr Sarlito W. Sarwono dikatakan bahwa cinta memiliki tiga unsur yaitu :

1.Keterikatan
2.Keintiman
3.Kemesraan

penjelasan:

1.keterikatan

adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, ada uang sedikit beli hadiah untuk dia

2.keintiman

adanya kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi panggilan formal seperti bapak, ibu saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan sayang dan sebagainya.makan sepiring berdua

3.kemesraan

adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen rindu kalo jauh atau lama tak bertemu, adanya ungkapan ungkapan rasa sayang dan seterusnya.

tidak semua unsur cinta itu sama kuatnya. kadang kadang ada yang keterikatannya sangat kuat tetapi keintiman atau kemesraannya kurang, cinta seperti ini mengandung kesetiaan yg kuat dan kecemburuan yang besar, sehingga dirasakan oleh pasangannya sebagai dingin atau hambar karena tidak ada kehangatan yang ditimbulkan oleh kemesraan dan keintiman.


Gambar



1)    Pertama, Intimasi. Intimasi adalah aspek emosi dari cinta. Intimasi pada awal hubungan tumbuh dengan baik, tapi kalau tidak dirawat bisa menurun ke titik nol. Bila relasi dan komunikasi tidak bertumbuh dengan baik intimasi menjadi mati.

2)   Kedua, Passion atau gairah. Ini adalah sisi motivasi dari segitiga cinta itu. Sisi gairah ini punya peranan penting bagi perkembangan fisiologis dan keinginan yang kuat untuk bersatu dengan yang dicintai. Pada mulanya passion bertumbuh cepat dan sangat kuat, sampai tidak lama kemudian passion ini jadi kebiasaan. Passion punya segi motivasi yang berkekuatan positif. Inilah yang memikat anda kepada seseorang. Ini cepat berkembang dan bisa juga cepat mati. Sisi negatifnya adalah jika hubungan sudah saling menyakitkan maka daya tarik tadi lama kelamaan memudar.

3)   Ketiga, sisi komitmen. Ini merupakan sisi kognitif dari cinta. Komitmen adalah tekad untuk memelihara cinta. Komitmen ini bertumbuh mulai dari taraf nol saat pertama kali bertemu dengan yang dicintai, dan bertumbuh ketika semakin saling mengenal satu dengan lainnya. Kuncinya saling mengenal dan menghargai. Bila relasi melemah maka komitmen juga cenderung melemah.

Hubungan Ilmu Budaya Dasar dan Prosa

Prosa terdapat dua jenis yaitu prosa lama dan baru. prosa lama seperti dongeng,hikayat,sejarah,dll. prosa baru seperti cerpen,novel,biografi,dll. prosa disebut juga narrative fiction,fiction, atau bisa disebut juga cerita rekaan atau cerita yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi yang mempunyai pemeran,peristiwa, dan alur. dari prosa dapat diambil nilai-nilai informasi,warisan budaya, keseimbangan wawasan dan juga memberikan kesenangan.

Prosa dan IBD saling berhubungan karena dalam bahasa latin ibd disebut juga humanus yang berari manusia berbudaya yang halus. sastra ataupun prosa sangat penting karena sastra mempelajari masalah bahasa dan menggunakan bahasa itulah terciptanya budaya dan dengan bahasa manusia dapat saling berkomunikasi dan melahirkan ilmu pengetahuan. sastra atau prosa itu sendiri juga dapat membahas masalah-masalah kemanusiaan dan dapat dijadikan pelajaran hidup.

Dengan cerita-cerita fiksi,dongeng,hikayat,cerpen,novel,dll maka terciptalah pengetahuan berbudaya dan ilmu pengetahuan dari suatu cerita tersebut. prosa juga dapat mempengaruhi mindset manusia seperti halnya cerita bawang merah bawang putih yang membuat mindset kalau ibu tiri itu jahat, atau juga seperti cerita cerita hikayat dan dongeng lainnya yang dapat mempengaruhi pemikiran manusia.

Cerita prosa juga bisa menjadi pelajaran hidup manusia yang dapat diambil hikmahnya serta juga dapat membuat manusia merasakan hal yang sama dari cerita tersebut. Prosa juga membuat keseimbangan wawasan bila manusia tersebut membacanya. karena banyak juga cerita yang mengandung tentang budaya leluhur atau yang lainnya.

Dengan penjelasan diatas sangat jelas bahwa IBD dan Prosa sangat berhubungan dikarenakan bahasa,budaya,dll adalah identitas individu dan juga identitas sekelompok manusia maka ada baiknya bila kita mempelajari IBD. Prosa juga dapat membentuk karakter mindset manusia dan membuat budaya di sekitarnya serta manusia dapat saling mengetahui hal-hal leluhur atau semacamnya dari prosa tersebut.

salah satu contoh sinopsis prosa "BAWANG MERAH BAWANG PUTIH"


Di suatu desa tinggalah seorang janda dan dua anaknya.Janda itu bernama Mbok Rondo dan dua anaknya bernama Bawang Merah anak kandungnya sedangkan anak tirinya bernama Bawang Putih.Mbok Rondo tidak meperlakukan baik kepada Bawang Putih ia hanya sayang kepada Bawang Merah.
Suatu hari Bawang Putih disuruh ibunya mencuci pakaian ibunya dan Bawang Merah tetapi ketika sedang mencuci selendang ibunya hanyut terbawa arus sungai,Bawang Putih takut pulang ke rumah karena akan dimarahi.
Ketika ia pulang tanpa membawa selendang ibunya ibunya marah dan ia menghukumnya tidak boleh pulang sebelum selendang itu ketemu.Bawang Putih bertanya kepada orang yang sedang mencuci,ada yang bilang bahwa selendang itu dibawa oleh Nini Buto Ijo.
Konon katanya Nini Buto Ijo jahat,tetapi Bawang Putih tidak peduli ia tetap akan pergi ke rumah Nini Buto Ijo. Ketika sudah sampai rumah Nini Buto IJo Bawang Putih mengetuk pintu rumahnya dan Nini Buto Ijo muncul.
Bawang Putih bertanya, “apa benar Ni selendang saya ada di Nini?”.
“Benar”, jawab Nini.
“Apa saya boleh mengambil selendang saya Ni?”, tanya Bawang Putih.
“Boleh asalkan kamu harus membantu saya memasak dan lain lain dan kamu harus menginap”, jawab NiNi. Akhirnya Bawang putih setuju dia akan menginap.
Ketika dia akan memasak dia melihat alat masaknya adalah tulang manusia
Tetapi dia tidak takut yang penting ia bisa mendapatkan selendang ibunya. Ketika Bawang merah sudah menginap beberapa hari ia boleh pulang,tetapi ia harus memilih labu besar atau kecil, ia memilih yang kecil.

Ketika sampai rumah labu itu dibelah ketika dibelah isinya adalah perhiasan, dan Bawang Merah iri akhirnya ia mengikuti Bawang Putih tetapi ia sengaja menjatuhkan selendangnya dan dia juga disuruh memasak dan akhirnya ia juuga memilah labu yang besar ketika dibelah dirumah isinya adalah ular ibunya dan Bawang Merah lari ketakutan.


Tema         : Kebaikan akan Mengalahkan Kejahatan

Karakter    : 1. Bawang Putih: Cantik, sabar, protagonis
                    2. Bawang Merah: Bermuka dua, antagonis
                    3. Ibu Bawang Merah: Tritagonis, bermuka dua, jahat

Setting       : 1. Tempat: ~ Disebuah desa , ~ disebuah rumah nenek
                     2. Waktu: ~ Pada zaman dahulu, ~ Suatu hari , ~ Keesokan harinya
                     3. Suasana: ~ Berduka

Alur           : Maju

Sudut Pandang: 3, Karena terdapat Nama tokoh


Amanat      : Kita harus sabar dan tabah dalam menghadapi apapun yang terjadi ,dengan sabar dan ikhlas menjalaninya serta tabah kepada Tuhan YME maka kita akan mendapatkan kebaikan dari apa yang kita lakukan, tetaplah bersikap baik kepada orang yang jahat. dan amanat yang dapat diambil lagi jangan melihat sesuatu dari covernya dan juga janganlah menjadi orang serakah.

warisan budaya: karena cerita bawang merah bawang putih inilah kita jadi beranggapan saudara dan ibu tiri itu jahat. dan betapa menyedihkannya bila kita menjadi seperti bawang putih. padahal tidak selamanya seperti ini

cara membuat program penghitung volume tabung di fortran plato IDE

     program statment_continue
      real :: phi=3.14
      real :: r,t,hasil
      character (len=1) jawaban
    1 print *, "masukan nilai jari-jari alas tabung"
      read *, r
      print *, "masukan tinggi tabung"
      read *, t
      hasil=phi*r**2*t
      print *, hasil
    2 print *, "apakah ingin menghitung lagi? (y/n)"
      read *, jawaban
      if (jawaban=="y") then
        goto 1
      end if
      if (jawaban=="n") then
        goto 3
      else
      print *, "hanya y/n"
        goto 2
      end if
    3 print *,"yakin ga mau ngitung lagi? y=keluar, n=hitung lagi (y/n)"
      read *, jawaban
      if (jawaban=="y") then
        goto 4
      end if
      if (jawaban=="n") then
        goto 1
      else
      print *, "hanya y/n"
        goto 3
      end if
    4 continue
      end


contoh jadi, gambar:

Silahkan mencoba :)