Friday, January 2, 2015

Kecelakaan Pesawat di Indonesia 96 - 04

1996
13 Juni: Garuda Indonesia Penerbangan 865 dengan rute dari Fukuoka, Jepang menuju Jakarta. Ketika hendak lepas landas, pesawat meluncur keluar ujung landasan, mengakibatkan pesawat meledak dan terbakar, menewaskan 3 dari 275 penumpang seketika.

1997
20 April: Merpati Air MZ 106 jurusan Jakarta - Tanjungpandan jatuh di desa Bulutumbang, kecamatan Tanjungpandan, kabupaten Belitung. 15 orang tewas dari total 48 penumpang.
26 September: Garuda Indonesia Penerbangan 152 jurusan Jakarta - Medan jatuh di desa Buah Nabar, dekat Medan, Sumatera Utara. Seluruh 234 penumpang dan awak pesawat tewas. Kecelakaan ini menjadi kecelakaan pesawat terparah dengan jumlah korban jiwa terbanyak di Indonesia hingga saat ini.
19 Desember: SilkAir Penerbangan 185 jurusan Jakarta - Singapura jatuh di Sungai Musi, Palembang. Seluruh 104 penumpang dan awak pesawat tewas.

2002
14 Januari: Lion Air Penerbangan 386 gagal mengudara dan terjerembab setelah lepas landas di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau. Saat itu pesawat sedang menuju Batam. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun tujuh orang penumpangnya luka-luka dan patah tulang.
16 Januari: Garuda Indonesia Penerbangan 421 jurusan Mataram - Yogyakarta mendarat darurat di Bengawan Solo. 1 pramugari tewas, 59 orang selamat.

2004
30 November: Lion Air Penerbangan 538 jurusan Jakarta - Surakarta tergelincir saat mendarat di Bandar Udara Adisumarmo. 26 penumpang tewas dan 142 penumpang luka-luka.

2005
5 September: Pesawat Boeing 737-200 Mandala Airlines Penerbangan RI 091 gagal take off dari Bandara Polonia Medan dalam penerbangan menuju Jakarta, lalu menerobos pagar bandara dan menabrak perumahan penduduk dan masyarakat di Jl. Jamin Ginting Medan. Dari 117 orang penumpang dan awak, hanya 17 yang selamat. Korban dari masyarakat di darat, 41 orang dinyatakan tewas.

2007
1 Januari: Adam Air Penerbangan 574 jurusan Surabaya - Manado jatuh di Selat Makassar di kedalaman lebih dari 2.000 meter. Seluruh 102 penumpang dan awak pesawat tewas.
21 Februari: Adam Air Penerbangan 172 yang menerbangi jalur Jakarta- Surabaya melakukan pendaratan keras di Bandara Juanda, mengakibatkan bagian tengah pesawat patah. Tidak ada korban tewas dalam insiden ini.
7 Maret: Garuda Indonesia Penerbangan 200 jurusan Jakarta - Yogyakarta tergelincir saat mendarat di Bandar Udara Adisucipto. 22 penumpang tewas dan 118 penumpang selamat.

2008
27 Agustus: Sriwijaya Air Penerbangan 62 dengan rute Jakarta - Jambi tergelincir di Bandar Udara Sultan Thaha dan menabrak 3 warga. Tidak ada korban, namun 13 penumpang mengalami luka-luka.

2009
17 April: Mimika Air Penerbangan 514 dengan rute dari Mulia menuju Ilaga jatuh di Gunung Gergaji, Papua. Sepuluh orang tewas dalam kecelakaan tersebut.
2 Agustus: Merpati Nusantara Airlines Penerbangan 9760 jurusan Jayapura - Oksibil menabrak gunung. Seluruh 15 penumpang dan awak pesawat tewas.

2010
13 April: Merpati Nusantara Airlines Penerbangan 836 jurusan Sorong - Manokwari tergelincir saat mendarat di Bandar Udara Rendani. Seluruh 109 penumpang dan awak pesawat selamat. Sebanyak 44 penumpang mengalami luka-luka.

2011
7 Mei: Merpati Nusantara Airlines Penerbangan 8968 jatuh di perairan dekat Bandar Udara Utarom, Kaimana, Papua Barat. Seluruh 25 penumpang dan awak pesawat tewas.
29 September: Nusantara Buana Air Penerbangan 823 jatuh di Langkat, Sumatera Utara. Seluruh 18 penumpang dan awak pesawat tewas.

2012
9 Mei: Sukhoi Superjet 100 menabrak Gunung Salak. Seluruh 45 penumpang dan awak pesawat tewas.

2013
13 April: Lion Air Penerbangan 904 tergelincir saat mendarat di Bandar Udara Ngurah Rai, Bali. Seluruh 108 penumpang dan awak pesawat selamat. Sebanyak 45 orang mengalami luka-luka.
10 Juni: Merpati Nusantara Airlines Penerbangan 6517 dengan rute dari Bandar Udara Soa di Bajawa menuju Bandar Udara El Tari di Kupang mengalami hard landing saat mendarat di Kupang . Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun 20 orang mengalami luka ringan.

2014
28 Desember - AirAsia Indonesia Penerbangan 8501 hilang dari radar saat terbang menuju Bandar Udara Internasional Changi Singapura, Singapura. Di dalam pesawat terdapat 155 penumpang dan 7 awak pesawat. Pesawat kemudian diketahui jatuh di Selat Karimata.

Jadi selama 19 tahun belakangan ini kecelakaan pesawat yang ada di Indonesia berjumlah 22 pesawat, semoga dengan adanya kecelakaan ini dan pengorbanan ini, transportasi udara kita yaitu pesawat menjadi lebih baik kedepannya :) semoga semua korban diterima disisi Tuhan YME

No comments:

Post a Comment